Sebanyak 51 kendaraan offroad ekstrim dan 6 motor dengan sekitar 150 personil dari Indonesia Offroad Fedaeration (IOF) siap beraksi ala Camel Throphy menjelajahi Sumbar, Riau, Jambi dan Sumsel pada 11 - 25 Februari 2012. Hal ini dikatakan Syamsir Alam, pemimpin perjalanan offroad aliran adventure ekstrim pada Press Conference Indonesia Offroad eXpedition (IOX) 2012 di Jakarta.
Para peserta akan diuji kemampuan fisik, mental dan kendaraannya untuk menembus rute-rute berat di empat provinsi di Sumatera, yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. IOX-2012 Sumatera mengambil titik start di kota Bukit Tinggi pada tanggal 11 Februari 2012 dan finish di kota Palembang pada tanggal 25 Februari 2012.
Tujuan dari ekspedisi off-road IOX-2012 Sumatera ini adalah untuk menyingkap tabir pesona Sumatera di wilayah yang tidak pernah dilalui kendaraan bermotor serta menguji keterampilan (skill), ketahanan fisik, mental dan kendaraan para peserta. Perjalanan sepanjang 2200 kilometer ini, 80% akan dilakukan di dalam hutan tropis Sumatera yang sangat menantang. Ekspedisi ini akan benar-benar menguji kepribadian para off-roader yang mengikuti event IOX-2012 hingga ke batas kemampuannya.
Berbeda dari model rute pada event-event ekspedisi off-road sebelumnya, rute pada ekspedisi IOX-2012 telah dirancang secara maksimal untuk melalui jalur-jalur tua yang sudah terlupakan. Kebanyakan etape pada ekspedisi ini telah lebih dari 20 tahun tidak pernah dilalui kendaraan, terutama mobil 4x4. Bahkan beberapa bagian rute dengan sangat terpaksa dialihkan karena untuk melaluinya diperlukan waktu lebih dari 20 hari hanya untuk menembus satu bukit! Pimpinan perjalanan adalah Syamsir Alam, seorang off-roader kawakan yang biasa menembus berbagai hutan di Indonesia dengan kendaraan 4x4nya.
Rombongan akan dipimpin Syamsir Alam (offroader nasional) dan Yuma (offroader nasional). Syamsir Alam dan Yuma dikenal di dunia offroad sebagai offroader nasional dengan prestasi kejuaraan yang tidak terhitung. Pengalaman dan jam terbang yang tinggi dalam offroad adventure ekstrim menjadi salah satu daya tarik bagi peserta untuk mengikuti kegiatan yang penuh resiko dan bahaya ini. "Saya merasa aman dan nyaman bila melakukan perjalanan bersama Pak Syamsir dan Yuma" tegas Dandossi Matram, pengamat pasar modal yang menjadi salah satu peserta IOX 2012.
Event IOX 2012 ini diyakini akan menjadi perjalanan yang berat bagi pesertanya mengingat kondisi cuaca yang diperkirakan akan hujan terus dengan kemungkinan banjir dan longsor. Namun Syamsir Alam tidak khawatir dengan kondisi ini karena menurutnya offroader malah semakin tertantang bila kondisi alam semakin sulit. "Semakin sulit kondisi alam maka semakin menarik bagi para offroader" kata Syamsir sambil tersenyum.
Kejamnya track yang akan dilalui dapat dilihat pada evakuasi yang harus dilakukan oleh Tim Pendukung survey dimana di sebuah track terakhir, Tim Syamsir Alam harus dibantu evakuasi karena tertahan oleh tanah longsor dan kehabisan logistik dan BBM. Sehingga harus didatangkan 12 penduduk untuk membantu menyingkirkan longsoran dan mengirim logistik dan BBM.
Berkaitan dengan rute IOX-2012, Syamsir Alam mengatakan: "Track ini saya kategorikan Platinum! Perlu skill tinggi untuk berhasil melaluinya!". Para off-roader yang akan mengikuti event ini diwajibkan menguasai keterampilan mengemudi di medan off-road yang sangat berat dan ekstrim, memiliki keterampilan di bidang navigasi, bertahan hidup di hutan (jungle survival) dan kemampuan bekerja secara team (team work).
Di sisi kendaraan, persyaratan untuk mengikuti IOX-2012 Sumatera sangat ketat untuk menjamin agar ekspedisi dapat berjalan dengan aman dan tanpa hambatan. Untuk ini setiap peserta dan kendaraannya wajib mengikuti sebuah proses scrutineering atau pemeriksaan, mulai dari fisik kendaraan hingga perbekalan yang dibutuhkan untuk bertahan hidup di hutan tropis Sumatera.
Pemeriksaan kendaraan (scruttinering) sudah dilaksanakan pada tanggal 28 januari 2012 dan pengiriman kendaraan, menggunakan angkutan truk ke Bukit Tinggi paling lambat tanggal 4 februari 2012. Kendaraan peserta diharapkan tiba di Bukit tinggi pada tanggal 7 Februari 2012 dan siap start pada tanggal 11 Februari 2012.
Dalam ekspedisi IOX-2012 Sumatera juga akan dilakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu Orang Rimba atau yang kita kenal sebagai Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Provinsi Jambi. Selain itu, para peserta ekspedisi juga akan melakukan penyelamatan terhadap dua ekor anak beruang Sumatera yang ditinggal induknya di sebuah pemukiman transmigrasi terpencil di Kecamatan Pauh, Sarolangun, Jambi. Ke dua ekor beruang kecil ini akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Kehutanan untuk selanjutnya diserahkan kepada lembaga konservasi dan perlindungan beruang Sumatera yang kompeten untuk mengembalikan mereka ke habitat aslinya.
Hal unik lainnya dari IOX-2012 Sumatera ini adalah sistem penyelenggaraannya yang mandiri, tanpa sebuah kepanitiaan khusus. Sebuah panitia kecil dibentuk dari para peserta untuk melakukan beberapa koordinasi dan selebihnya setiap orang bekerja sebagai bagian dari sebuah team ekspedisi secara mandiri.
Event Director Dandossi Matram mengatakan: "Track IOX-2012 adalah benar-benar suatu track yang dicintai para penggemar off-road adventure ekstrim. Berbeda dengan off-road ekstrim yang bersifat kompetisi, maka off-road ekstrim model ekspedisi IOX-2012 jauh lebih berat dan benar-benar menantang. Oleh karena itu seluruh peserta diminta siap dan dapat mengikuti IOX-2012 secara mandiri. Bagi peserta yang tidak siap, khususnya secara mental, kami sarankan untuk sebaiknya mengundurkan diri dari IOX-2012 Sumatera ini."
IOX-2012 Sumatera adalah event off-road yang diprakarsai oleh Pengurus Pusat IOF dengan didukung oleh Pengurus Daerah IOF di empat provinsi di Sumatera. Rencananya event Indonesia Off-Road Expedition akan dihelat setiap tahun oleh Indonesia Off-Road Federation (IOF), dengan tujuan misi yang berbeda namun memiliki tema yang sama, yaitu ekspedisi untuk menguji keterampilan (skill), ketahanan fisik, mental dan kendaraan dari para peserta.
IOX ini sendiri merupakan kelanjutan dari kegiatan adventure off-road ekstrim yang telah dilaksanakan sebelumnya, yang telah menjadi legenda dan dikenal dikalangan off-roader di Indonesia sejak akhir tahun 1990-an, seperti Nusantara Challenge Indonesia, Diplomat Challenge Indonesia, dan Borneo Equator Expedition yang telah menjelajahi berbagai pulau di Indonesia seperti Jawa, Bali, Sumbawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Dimana pihak yang menyelenggarakan kegiatan yang hanya satu-satunya di Indonesia ini adalah pihak yang sama yaitu Syamsir Alam, Tinus, Yuma, Hendrik Badu, dari Cheetah.
Animo peserta pada event kali melonjak diluar perkiraan (target awal hanya 10-15 peserta), menunjukan fenomena meningkatnya kebutuhan sarana hiburan kegiatan offroad akibat pertumbuhan ekonomi yang positif pada akhir-akhir ini. Panitia sampai kewalahan menerima animo peserta yang luar biasa ini.
Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia yaitu dari Aceh, Padang, Bukit Tinggi, Pekan Baru, Batam, Palembang, Jabotabek, Cirebon dan Bandung. Jenis kendaraannyapun beranekaragam, dari Toyota, Suzuki, Jeep, Mercy, dan Land Rover yang semuanya berpenggerak 4x4. Kendaraan offroad ini diwajibkan memenuhi spesifikasi tertinggi dalam offroad karena mereka harus bisa belewati hambatan bentuk apapun.
Kegiatan IOX berikutnya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2012 atau awal 2013 dengan lokasi antara Sumatera atau Kalimantan. (mobiljip/RAW)


